Jul 26, 2013

Teknik Pengkabelan Jaringan

,
     Jaringan komputer pada dasarnya adalah jaringan kabel, menghubungkan satu sisi dengan sisi yang lain, namun bukan berarti kurva tertutup, bisa jadi merupakan kurva terbuka dengan terminator diujungnya). 

     Seiring dengan perkembangan teknologi, penghubung antar komputer pun mengalami perubahan serupa, mulai dari teknologi telegraf yang memanfaatkan gelombang radio hingga teknologi serat optik dan laser menjadi tumpuan perkembangan jaringan komputer. Pemilihan jenis kabel sangat terkait erat dengan topologi jaringan yang digunakan. Terdapat beberapa tipe pengkabelan yang biasa digunakan yaitu :
1. Thin Ethernet (Thinnet)
Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.

2. Thick Ethernet (Thicknet)
Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan Thinnet. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung.

Ada 4 jenis kabel jaringan yang umum digunakan saat ini yaitu:

1. Kabel koaksial
Kabel koaksial terdiri atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel.Beberapa jenis kabel koaksial lebih besar dari pada yang lain. Makin besar kabel, makin besar kapasitas datanya, lebih jauh jarak jangkauannya dan tidak begitu sensitif terhadap interferensi listrik.

2. Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
Kabel twisted pair terjadi dari dua kabel yang diputar enam kali per-inchi untuk memberikan perlindungan terhadap interferensi listrik ditambah dengan impedensi, atau tahanan listrik yang konsisten. Nama yang umum digunakan untuk kawat ini adalah IBM jenis/kategori 3. Secara singkat kabel UTP adalah murah dan mudah dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil.

3. Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
Kabel STP sama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar dan diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1.

4. Kabel Serat Optik (Fiber Optic)
Kabel serat optik mengirim data sebagai pulsa cahaya melalui kabel serat optik. Kabel serat optik mempunyai keuntungan yang menonjol dibandingkan dengan semua pilihan kabel tembaga. Kabel serat optik memberikan kecepatan transmisi data tercepat dan lebih reliable, karena jarang terjadi kehilangan data yang disebabkan oleh interferensi listrik. Kabel serat optik juga sangat tipis dan fleksibel sehingga lebih mudah dipindahkan dari pada kabel tembaga yang berat.

Prosedur Pembuatan Kabel Straight and Cross-Over
Kabel Straight
1. Potonglah kabel sesuai dengan panjang yang diperlukan, yaitu dengan cara membuang (mengupas) bagian pelindung luar kabel, kemudian bersihkan dan rapikan kedua ujung kabel.
2. Susunlah warna urutan kabel sesuai dengan gambar dibawah ini


3. Urutkanlah pemasangan kabel pada konektor sesuai dengan urutan.
4. Setelah kabel dimasukkan ke kou nektor, lalu klem (jepitlah) konektor dengan tang klem hingga terminal-terminal menjepit kabel dengan kuat.
5. Pasang kedua ujung kabel dengan konektor, lalu lakukan pengujian dengan menggunakan kabel tester atau lan tester.
6. Setelah berhasil melakukan pemasangan kabel pada konektor dengan pengetesan dengan kabel tester, hubungkan dua buah PC dengan kabel tersebut,

Kabel Cross-Over
1. Potonglah kabel sesuai dengan panjang yang diperlukan, yaitu dengan cara membuang (mengupas) bagian pelindung luar kabel, kemudian bersihkan dan rapikan kedua ujung kabel.
2. Susunlah warna urutan kabel sesuai dengan gambar di bawah ini.


3. Urutkanlah pemasangan kabel pada konektor sesuai dengan urutan.
4. Setelah kabel dimasukkan ke konektor, lalu klem (jepitlah) konektor dengan tang klem hingga terminal-terminal menjepit kabel dengan kuat.
5. Pasang kedua ujung kabel dengan konektor, lalu lakukan pengujian dengan menggunakan kabel tester atau lan tester.
6. Setelah berhasil melakukan pemasangan kabel pada konektor dengan pengetesan dengan kabel tester, hubungkan dua buah PC dengan kabel tersebut.

Sumber : http://cifasmanega.blogspot.com/2012/08/materi-pengkabelan.html

Read more

Topologi Jaringan

,
Pengertian :
Topologi jaringan adalah hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station. Secara umum, topologi jaringan artinya tata letak jaringan komputer.

Sejarah Topologi Jaringan (1969-1970)
Selama musim panas dan musim gugur tahun 1969, Roberts berjuang dengan masalah topologi jaringan: interkoneksi node, atau situs. Berdasarkan pengalamannya sebelumnya dengan perusahaan telepon, ia tahu ia harus memesan jalur komunikasi baik di muka ketika mereka akan dibutuhkan. Jadi dia mulai simulasi topologi jaringan pada komputer dan dengan cepat menyimpulkan bahwa ia membutuhkan bantuan ahli.

Roberts berpaling ke Dr Howard (Howie) Frank. Frank telah mendirikan Network Analysis Corporation (NAC), sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam desain topologi berdasarkan terobosan karyanya di Kantor Kesiapsiagaan Darurat (OEP). Frank ingat panggilan Roberts 'meminta pertemuan:

"Arpanet adalah empat node jaringan. Itulah yang ada. Dia memiliki selembar kertas grafik di mejanya dan dia menunjukkan kepada saya ekstensi ke jaringan. Itu di pantai barat pada saat itu. Tapi tak ada di pantai timur. Dia harus memesan jalur komunikasi untuk itu, dan dia berkata: "Saya tidak tahu apa yang saya lakukan. Aku hanya menggambar garis-garis ini. Bisakah Anda mencari cara untuk melakukan hal ini lebih baik? ' Jadi, kami menulis kepadanya proposal, dan kami mulai kontrak kami pada bulan Oktober 1969. Larry memiliki tenggat waktu. Itu adalah tenggat waktu yang nyata. Dia berkata: "Aku bisa membatalkan pesanan dengan tanggal ini. ' Kami menganalisis konfigurasi bahwa ia telah memberi kami, dan kami mengembangkan teknik pertama untuk merancang sistem komputasi terdistribusi, yang primitif dibandingkan dengan yang kita kemudian dikembangkan. Saya akan mengatakan bahwa dalam jangka waktu dua sampai tiga bulan - tidak lebih dari itu - kami kembali dengan desain yang adalah sesuatu seperti 25% lebih murah dan memiliki 40% throughput lebih daripada yang ia datang dengan. Kami bekerja seperti beruang karena itu benar-benar sebuah proyek yang sulit. "

Frank dan Kleinrock berbagi minat dalam desain jaringan, meskipun masing-masing melihat masalah dari perspektif yang berbeda. Hanya beberapa bulan sebelum menerima gelar Ph.D. dari Northwestern, teman sekelas kepada Frank: "tesis Anda di toko buku." Frank ingat:

"Saya dibebankan ke toko buku, dan di sana aku menemukan monografi oleh Len disebut On Jaringan Komunikasi, Stochastic Arus Pesan dan Delay. Tesis saya berjudul Pada Grafik Probabilistik Beberapa Aplikasi. Jadi saya membukanya, dan saya melihat melalui itu selama tiga menit, dan menemukan itu tidak ada hubungannya dengan apa yang saya lakukan. Ini adalah wilayah umum yang sama, tapi ia melihat antrian dan jaringan dan saya melihat adanya struktur dasar sendiri. dasarnya ia memompa lalu lintas melalui dan melihat apa yang terjadi pada lalu lintas yang saya katakan: '.. Ada ketidakpastian yang mendasari dalam jaringan itu sendiri' Kleinrock menggunakan kata-kata seperti kapasitas, tapi benar-benar itu bukan kuantitas deterministik. Link mungkin tidak ada karena keandalan atau kerentanan. Seseorang mungkin menyerang mereka atau node mungkin tidak ada, dan saya melihat fenomena mendasar tentang bagaimana melakukan Anda berbicara tentang konektivitas ketika unsur-unsur tidak pasti. "

Pada tahun 1966, Frank menulis sebuah makalah dirangsang oleh Baran On Komunikasi Terdistribusi dan sebuah artikel di Journal of Biofisika Matematika pada apa yang terjadi pada sel-sel manusia ketika mereka terpancar. Dalam melihat commonalties dengan jaringan Baran itu terganggu oleh penembakan nuklir, Frank mengembangkan serangkaian persamaan yang direproduksi segalanya Baran telah dilakukan simulasi. Kertas, Kerentanan Jaringan Komunikasi, diterbitkan dalam Transaksi IEEE Pada Teknologi Komunikasi pada tahun 1967, menyebabkan Frank yang ditawarkan posisi di OEP. Makalah ini menyelidiki bagaimana Komisi Daya federal menyetujui Teluk Meksiko dan aplikasi pipa dikembangkan teknik baru Frank yang terbukti berharga dalam mencari solusi untuk memperluas ARPAnet.

Jenis - Jenis Topologi :
Berikut adalah jenis dari topologi :
1. Topologi BUS
2. Topologi Star
3. Topologi Ring
4. Topologi Mesh
5. Topologi Tree

Setiap jenis topologi di atas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan pengguna. Topologi-topologi ini sering kita temui di kehidupan sehari-hari, namun kita tak menyadarinya. Topologi pertama yang digunakan adalah topologi bus. Semua Topologi memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.
  
1. Topologi BUS

Karakteristik Topologi BUS :
-   Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel 
    ditutup dengan terminator.
-   Sangat sederhana dalam instalasi
-   Sangat ekonomis dalam biaya.
-   Paket‐paket data saling bersimpangan pada suatu kabel
-   Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap  
    ethernet card.
-   Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan 
    keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam 
    jaringan tersebut.

Keuntungan:
- Hemat kabel
- Layout kabel sederhana
- Mudah dikembangkan

Kerugian:
- Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
- Kepadatan lalu lintas
- Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak berfungsi
- Diperlukan repeater untuk jarak jauh


2. Topologi STAR

Karakteristik Topologi STAR
-   Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB)
-  Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
-   Sangat mudah dikembangkan
-   Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
-   Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.

Keuntungan :
- Paling fleksibel
- Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
- Kontrol terpusat
- Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
- Kemudahan pengelolaan jaringan

Kerugian:
- Boros kabel
- Perlu penanganan khusus
- Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

  
3. Topologi RING

Karaktristik Topologi RING
- Node‐node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
-  Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
- Paket‐paket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat dihindarkan.
-  Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak  maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
-  Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).

Keuntungan:
- Jika melakukan pengiriman data tidak akan terjadi tabrakan
- Setiap sentral komputer dirancang untuk dapat berinteraksi dengan sentral yang dekat maupun yang jauh
- Memiliki tingkat kerumitan rendah
- Jika ada gangguan atau kerusakan pada sautu sentral komputer maka aliran lalu lintas (traffic) dapat dilewatkan pada arah lain dari sistem

Kerugian:
- Setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan melalui jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu
- Pengembangan jaringan lebih kaku
- Peka terhadap kesalahan


4. Topologi MESH

Karakteristik Topologi MESH
- Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan‐peralatan yang ada.
- Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu  sama lain.
- Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.

Keuntungan Topologi MESH
-   Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
-   Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
-   Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.

Kerugian Topologi MESH
-  Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan‐peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
-   Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.


5. Topologi Tree


Keuntungan:
- Proses instalasi dan transmisi data dapat dilakukan dengan cepat
- Untuk menghubungkan komputer atau piranti lain dapat dilakukan dengan mudah menggunakan hub tambahan
- Jika salah satu kabel pada komputer client terputus, tidak akan memengaruhi hubungan client lain

Kerugian:
- Membutuhkan banyak kabel
- Memerlukan repeater untuk memperkuat sinyal

Read more

Jun 11, 2013

Laporan Software Aplikasi di Linux PiTiVi

,
Laporan Software Aplikasi di Linux PiTiVi



1. Spesifikasi Minimal Pitivi

- RAM 256 Mb
- Prosessor Pentium

2. Cara Menginstal Pitivi

Dengan menggunakan perintah berikut :
1. Masuk ke terminal
2. Tuliskan perintah berikut






3. Tunggu proses instalasi sampai selesai


3. Cara Membuat

1. Buka Pitivi, pilih New untuk membuat project baru.

2. Muncul Project Settings, disini kita bisa mengatur ukuran, frame dan video preset. Lalu klik OK.


3. Selanjutnya pilih Import Files untuk memilih video yang ada di komputer


4. Pilih file video untuk diedit, yaitu yang pertama We Are The World-XFActor Indonesia dan yang kedua We Are The World + Raps. Lalu klik Add












5. Drag video yang pertama ke tempat editor video seperti pada gambar

6. Pilih pada bagian dimana kita akan memotong video yang pertama.


7. Masukkan video kedua tepat di sebelah potongan video yang pertama (tepat setelah garis). Maksudnya disini agar video pertama dan kedua bisa menyambung.


8. Di bagian ini saya juga memotong dan menggabungkan lagi kedua video agar pada saat reff video bisa ada 2 versi. 


9. Untuk memotong dan menggabungkan lagi kedua video agar lebih menarik langkah yang digunakan sama.


- Menyimpan Project Video
1. Pilih Render

2. Maka akan muncul kotak. Disini beri nama misalnya New Project.mp4. Lalu klik Render


3. Tunggu proses render sampai selesai

















Untuk hasil project dapat didownload disini
Read more

Jun 7, 2013

Laporan Software Aplikasi di Windows Game Maker 8.1 Lite

,
Laporan Software Aplikasi di Windows Game Maker 8.1 Lite


1. Spesifikasi Minimal Game Maker 8.1
- Prosesor intel pentium 4 atau AMD 
- Sistem Operasi minimal: Windows 2000, XP, Vista, 7 
- DirectX 8 atau yang terbaru
- VGA card dengan memori minimal 32 MB
- Resolusi layar 800x600 dengan 16 bit warna 
- RAM 128 MB

Read more

Mar 18, 2013

Cara Mengganti Background di Damn Small Linux (DSL)

,
Kali ini saya akan menjelaskan tentang bagaimana cara mengganti background / desktop pada Damn Small Linux. 

Berikut adalah langkah - langkahnya :
1. Klik kanan pada kursor
2. Selanjutnya pilih System, pilih Control Panel



3. Muncul DSL Control Panel, Pilih Background



4. Selanjutnya akan muncul tampilan DSL Background Selector



5. Pilih jenis background yang diinginkan, misalnya dsl.jpg. Lalu klik Try It



6. Jika berhasil, maka hasilnya seperti berikut



Read more

Struktur Direktori pada Linux

,


Struktur direktori di Operating System Windows berbeda dengan di Linux. Nah, pada kali ini saya akan menjelaskan tentang struktur direktori yang ada pada Linux.

Berikut adalah struktur direktori pada Linux : 
/ : menunjukkan hirarki tertinggi dari sistem ditektori Linux dimana direktori ini membawahi dari direktori /usr, /home, /mnt dan direktori lainya seperti gambar diatas.

/bin : berisi program yang berisi perintah-perintah yang digunakan oleh user biasa seperti perintah ls (menampilkan isi dari suatu direktori, cd (untuk berpindah direktori).

/sbin : berisi program yang berisi perintah-perintah yang digunakan oleh super user seperti ifconfig (menampilkan informasi tentang kartu jaringan / network device yang terpasang pada mesin).

/home : berisi data dari user yang terdaftar dalam komputer / mesin yang bersangkutan.

/usr : berisi paket program, dokumentasi, konfigurasi, aplikasi, library dan source aplikasi linux.

/opt : berisi aplikasi yang dapat diakses oleh semua user (hampir sama dengan /usr/sbin/.

/root : merupakan “home” nya superuser / root / administrator.

/tmp : singkatan dari temporer adalah direktori yang disediakan ketika dibutuhkan ruang sementara dalam melakukan pekerjaan, contoh ketika melakukan proses burn cd maka image (file iso ) secara default dimasukkan ke direktori ini sebelum di burn ke cd.

/etc : secara umum merupakan direktori tempat file konfigurasi berbagai macam service dan program yang terinstall di dalam sistem.

/mnt : berisi informasi device yang terpasang (mount) di dalam komputer.

/var : Direktori ini berisi data yang bermacam-macam (vary). Perubahan data dalam sistem yang aktif sangatlah cepat. Data-data seperti ini ada dalam waktu yang singkat. Karena sifatnya yang selalu berubah tidak memungkinkan disimpan dalam direktori seperti “/etc”. Oleh karena itu, data-data seperti ini disimpan di direktori var.

/boot : berisi informasi yang berkaitan dengan device dan service yang dijalankan ketika komputer melakukan booting (proses komputer dari keadaan mati/off menjadi hidup/on)

/dev : Linux memperlakukan semua sebagai file. Direktori ini merupakan file dari hardware komputer kita. Misal floppy disk menjadi file /dev/fd0, CD ROM menjadi /dev/sr0, bahkan hingga memori. Yang cukup terkenal adalah /dev/null, semua file yang dikopi kesini akan dikosongkan.

/lost+found : merupakan direktori yang terbentuk pada setiap partisi yang kita buat. Fungsinya untuk menyimpan file-file yang bisa diselamatkan ketika terjadi kesalahan sistem yang mengharuskan pemeriksaan sistem file ext2 atau ext3.

/proc : Sistem file semu yang ditulis di atas memori. Digunakan untuk menginformasikan sistem (biasanya tentang proses yang sedang berjalan).

/cdrom : File untuk cdrom pada computer

/media : merupakan direktori untuk menyimpan direktori-direktori mount point 

/selinux : merupakan kepanjangan dari Security Enhanced Linux. Ini adalah penambahan pada sisi kernel Linux untuk meningkatkan keamanan (dengan resiko beberapa program menjadi tidak jalan, karena ada proteksi yang terkadang berlebihan).

/srv : memuatkan data untuk layanan (HTTP, FTP, etc.) yang ditawarkan oleh sistem

/sys  : berisi informasi yang berkaitan dengan kernel, device dan firmware
Read more

Feb 28, 2013

Perintah Dasar Terminal Linux

,

 A
adduser :  Tambah pengguna ke sistem
addgroup : Tambah grup ke sistem
alias : Buat sebuah alias
apropos : Cari Bantuan halaman manual (man-k)
apt-get : Cari dan menginstal paket perangkat lunak (Debian)
aspell : Pemeriksa Ejaan
awk : Cari dan Ganti teks, database sort / validate / index

B
basename : Strip direktori dan akhiran dari nama file
bash : GNU Bourne-Again Shell
bc : Arbitrary bahasa kalkulator presisi
bg : Kirim ke latar belakang
break : Keluar dari sebuah loop
builtin : Jalankan shell builtin
bzip2 : Compress atau dekompresi file bernama (s)

C
cal : Tampilkan kalender
case : kondisional melakukan perintah
cat : Menampilkan isi file
cd : Mengganti Directori
cfdisk : Tabel partisi manipulator untuk Linux
chgrp : Mengubah kepemilikan grup
chmod : Mengubah izin akses
chown : Mengubah pemilik file dan grup
chroot : Jalankan perintah dengan direktori root yang berbeda
chkconfig : Sistem layanan (runlevel)
cksum : Cetak byte CRC checksum dan menghitung
clear : Hapus layar terminal
cmp : Membandingkan dua file
comm : Bandingkan dua file diurutkan baris demi bari
command : Jalankan perintah – shell mengabaikan fungsi
continue : Resume iterasi berikutnya dari suatu loop
cp : Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
cron : Daemon menjalankan perintah yang dijadwalkan
crontab : Jadwalkan perintah untuk menjalankan di lain waktu
csplit : Split file ke dalam konteks – potongan ditentukan
cut : membagi file menjadi beberapa bagian

D
date : Menampilkan atau mengubah tanggal & waktu
dc : Desk Kalkulator
dd : Mengkonversi dan menyalin file, menulis header disk, boot record
ddrescue : Alat untuk memperbaiki data
declare : Deklarasikan variabel dan memberi mereka atribut
df : Tampilkan ruang disk
diff : Tampilkan perbedaan antara dua file
diff3 : Tampilkan perbedaan di antara tiga file
dig : DNS lookup
dir : Daftar isi direktori singkat
dircolors : Warna setup untuk `ls ‘
dirname : Convert semua pathname ke beberapa path
dirs : Tampilkan daftar direktori yang diingat
dmesg : Mencetak pesan-pesan kernel & driver
du : Perkiraan penggunaan kapasitas file

E
echo : Tampilkan pesan di layar
egrep : Cari file untuk baris yang sesuai dengan ekspresi yang diperpanjang
eject : Mengeluarkan media removable
enable : Mengaktifkan dan menonaktifkan perintah shell builtin
env : Environment variabel
ethtool : Pengaturan kartu Ethernet
eval : Evaluasi beberapa perintah / argumen
exec : Menjalankan perintah
exit : Keluar dari shell
expect : mengotomatiskan aplikasi yang bebas diakses melalui terminal
expand : Convert tab ke spasi
eksport : Set variabel lingkungan
expr : Evaluasi ekspresi

F
false : Tidak melakukan apa-apa, tidak berhasil
fdformat : Tingkat rendah format sebuah floppy disk
fdisk : tabel partisi manipulator untuk Linux
fg : Kirim pekerjaan untuk foreground
fgrep : Cari file untuk baris yang cocok dengan string yang tetap
file : Tentukan jenis file
find : Cari file yang memenuhi kriteria yang diinginkan
fmt : Format ulang tipe teks
fold : Wrap teks agar sesuai dengan lebar tertentu.
for : Memperluas kata-kata, dan menjalankan perintah
format : Format disk atau kaset
free : Tampilkan penggunaan memori
fsck : Memeriksa dan memperbaiki sistem File konsistensi
ftp : File Transfer Protocol
fungsi : Tentukan fungsi macro
fuser : Identifikasi / memutuskan proses yang sedang mengakses file

G
gawk : Cari dan Ganti teks dalam file
getopts : Menguraikan parameter sesuai posisi
grep : Cari file untuk baris yang cocok dengan pola tertentu
group : Cetak nama grup pada pengguna
gzip : Compress atau dekompresi nama file

H
hash : Mengingat seluruh pathname dari sebuah nama argumen
head : Output bagian pertama dari file
help : Tampilkan bantuan untuk perintah built-in
history : Perintah history
hostname : Cetak atau mengatur nama system

I
id : Cetak user dan grup id
if : melakukan perintah kondisional
ifconfig : Konfigurasi antarmuka jaringan
ifdown : Menghentikan antarmuka jaringan
ifup : Memulai antarmuka jaringan keatas
import : Menangkap layar server X dan menyimpan sebuah gambar ke file
install : Menyalin file dan mengatur atribut

J
join : gabung garis pada field umum

K
kill : Memberhentikan proses yang sedang berjalan
killall : Memberhentikan proses oleh nama

L
less : Tampilan output satu layar pada satu waktu
let : Melakukan aritmatika pada variabel shell
ln : Membuat hubungan antara file
local : Membuat variabel
locate : Cari file
logname : Cetak nama login
logout : Keluar dari sebuah login shell
look : Tampilan baris yang dimulai dengan string tertentu
lpc : Program Kontrol jalur printer
lpr : Off line print
lprint : Mencetak file / Print file
lprintd : Abort pekerjaan print
lprintq : Daftar antrian print
lprm : Hapus pekerjaan dari antrian print
ls : List informasi tentang file
lsof : List membuka file

M
make : Sekelompok Kompilasi ulang dari program
man : Bantuan manual
mkdir : Membuat folder baru
mkfifo : Membuat FIFOs (bernama pipa)
mkisofs : Buat hybrid ISO9660/JOLIET/HFS filesystem
mknod : Membuat blok atau karakter file khusus
more : Tampilan output satu layar pada satu waktu
mount : Mount file system
mtools : Memanipulasi file MS-DOS
mv : Memindahkan atau mengubah nama file atau direktori
mmv : Pindahkan massa dan mengubah nama (file)

N
netstat : Informasi Jaringan
nice : Mengatur prioritas perintah atau pekerjaan
nl : Nomor baris dan menulis file
nohup : Jalankan perintah kebal terhadap hangups
nslookup : Query Internet menyebut server secara interaktip

O
open : membuka file dalam aplikasi default
op : Operator akses

P
passwd : Memodifikasi password user
paste : Menggabungkan baris file
pathchk : Periksa nama file portabilitas
ping : Test sambungan jaringan
pkill : memberhentikan proses running
popd : Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang
pr : Siapkan file untuk dicetak /print
printcap : kemampuan pencetak Database
printenv : Cetak variabel lingkungan
printf : Format dan mencetak data
ps : Status Proses
pushd : Simpan dan kemudian mengubah direktori sekarang
pwd : Cetak direktori kerja

Q
quota : Tampikan penggunaan disk dan membatasinya
quotacheck : Meneliti sistem file untuk penggunaan disk
quotactl : Set kuota disk

R
ram : perangkat disk ram
rcp : Salin file antara dua mesin
read : Membaca baris dari standar input
readarray : Baca dari stdin ke variabel array
readonly : Menandai variabel / fungsi sebagai readonly
reboot : Reboot sistem
rename : Ubah nama file
renice : Ubah prioritas dari proses yang berjalan
remsync : Sinkronisasi remote file melalui email
return : Keluar fungsi shell
rev : Membalikkan baris dari sebuah file
rm : Menghapus file
rmdir : Remove folder
rsync : Remote file copy (Synchronize file pohon)

S
screen : Multiplex terminal, run remote shells via ssh
scp : Secure copy (remote file copy)
sdiff : Menggabungkan dua file secara interaktif
sed : Stream Editor
select : Menerima input keyboard
seq : Print urutan numeric
set : Memanipulasi variabel shell dan fungsi
sftp : Secure File Transfer Program
shift : Pergeseran parameter posisi
shopt : Pilihan shell
shutdown : Shutdown atau restart linux
sleep : Delay/penundaan untuk jangka waktu tertentu
slocate : Cari file
sort : Mengurutkan file teks
source : Jalankan perintah dari file `.”
split : Split file ke dalam fixed-potong
ssh : Secure Shell client (remote login program)
strace : Trace sistem panggilan dan sinyal
su : Gantikan identitas pengguna
sudo : Jalankan perintah sebagai user lain
sum : Mencetak checksum untuk file
symlink : Buatlah nama baru untuk file
sync : Sinkronisasi data pada disk dengan memori

T
tail : Output bagian terakhir file
tar : Tape Archiver
tee : Redirect output ke beberapa file
test : Evaluasi ekspresi kondisional
time : Program Mengukur waktu running
times : User dan sistem waktu
touch : Ubah file timestamps
top : Daftar proses yang berjalan pada sistem
traceroute : Trace Route to Host
trap : Jalankan perintah ketika sebuah sinyal adalah set (Bourne)
tr : Translate, squeeze, dan / atau menghapus karakter
true : Tidak melakukan apapun, berhasil
tsort : Topologi sort
tty : Print filename dari terminal pada stdin
type : menjelaskan perintah

U
ulimit : Batasi pengguna resources (sumber daya)
umask : Para pengguna menciptakan file tersembunyi
umount : Unmount (tidak menaiki) perangkat
unalias : Hapus alias
uname : Informasi sistem print
unexpand : Convert spasi untuk tab
Uniq : Uniquify file
unit : Mengkonversi unit dari satu skala ke yang lain
unset : Hapus variabel atau nama fungsi
unshar : Uraikan catatan arsip shell
until : Mengeksekusi perintah (sampai error)
useradd : Membuat akun user baru
usermod : Memodifikasi akun user
users : Daftar para pengguna yang sekarang ini login
uuencode : Encode file biner
uudecode : Decode file yang dibuat oleh uuencode

V
v : Daftar isi direktori Verbosely ( `ls-l-b ‘)
vdir : Daftar isi direktori Verbosely ( `ls-l-b ‘)
vi : Text Editor
vmstat : Laporan statistik memori virtual

W
watch : Mengeksekusi / menampilkan sebuah program secara berkala
wc : Cetak byte, kata, dan baris menghitung
whereis : Cari pengguna $ path, halaman manual dan file source untuk program
which : Cari pengguna $ path untuk file program
while : Jalankan perintah
who : Cetak semua nama pengguna yang sedang log in
whoami : Cetak pengguna saat ini dan nama id ( `id-un ‘)
wget : Ambil halaman web atau file melalui HTTP, HTTPS atau FTP
write : Mengirim pesan ke pengguna lain

Y
yes : Cetak string sampai di interrup
Read more
 

Wrote Knowledge Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger